• Alumni Sukses
  • Alumni Sukses

Seminar Nasional dan Awarding Ceremony: Menyongsong Transformasi Digital Melalui E-Governance

ap.umsida.ac.id – Kampus Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) menjadi saksi berlangsungnya acara prestisius, Seminar Nasional dan Awarding Ceremony Essay dan Poster Competition 2023 dengan tema “Urgensi E-Governance dalam Mewujudkan Percepatan Transformasi Digital.” Acara ini tidak hanya menjadi ajang puncak dari kompetisi essay dan poster sebelumnya, tetapi juga menjadi platform untuk mendalami urgensi e-governance dalam mengakselerasi transformasi digital di berbagai sektor pemerintahan. Jum’at (15/12/2023)

Lebih dari sekadar ajang penganugerahan, seminar ini menjadi wadah bagi mahasiswa Unisa dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) untuk berkolaborasi dan meresapi gagasan-gagasan inovatif dari para narasumber yang kompeten di bidang e-governance. Moderator seminar, Bapak Gery Katon Mahendra S IP M IP selaku Kaprodi Administrasi Publik Unisa, membuka acara dengan sambutannya yang memotivasi para peserta untuk aktif berpartisipasi.

Peserta seminar tidak hanya terdiri dari mahasiswa yang berpartisipasi dalam kompetisi, tetapi juga dosen dan pemangku kepentingan terkait. Bapak Gery Katon Mahendra S IP M IP dalam sambutannya menyampaikan,

“Seminar ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong pemahaman yang lebih mendalam mengenai urgensi e-governance. Transformasi digital menjadi keharusan, dan peran mahasiswa dalam mewujudkannya sangatlah vital,” ujarnya.

Dua pemateri utama yang mengisi seminar ini turut memberikan wawasan yang mendalam tentang peran e-governance dalam transformasi digital. Dr Drs Suyatno MM Dosen Administrasi Publik Unisa, dengan penuh semangat menyampaikan materi tentang “Transformasi Digital Menuju Dynamic Governance.” Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat dan terintegrasi dalam mendukung kebijakan pemerintah yang dinamis. Beliau mengatakan,

Dynamic governance menjadi kebutuhan untuk diterapkan pada setiap instansi pemerintah. Dengan tata kelola yang dinamis, diperlukan institusi, kebijakan, dan sistem data terintegrasi dan utuh,” paparnya.

Lailul Mursyidah M AP, Dosen Administrasi Publik Umsida, turut memperkaya seminar dengan paparannya tentang “Proses menjalankan dynamic governance dalam Budaya Organisasi Pemerintah Desa.” Beliau menyoroti kemajuan budaya organisasi pemerintah desa yang sudah memasuki proses baik untuk menghadapi perubahan lingkungan yang dinamis. “Unsur meritokrasi, state, aktivis, relevance dalam budaya organisasi sudah meresap dalam pemikiran dan aktivitas aparatur. Pengaruh dari able people dan agile process sangat menentukan kapabilitas untuk menghadapi dinamika yang terjadi dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Salah satu momen puncak acara adalah penyerahan penghargaan kepada para pemenang Essay dan Poster Competition. Tim mahasiswa administrasi publik dari Umsida memenangkan Juara 1 dan 2 dalam Kategori Lomba Poster Nasional, serta meraih gelar juara dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional. Keberhasilan ini menjadi titik terang bagi kolaborasi mahasiswa dalam menghadirkan gagasan inovatif di tengah-tengah kompetisi yang ketat.

Wiwit Hariyanto SE M Si selaku wakil dekan Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida dalam sambutannya, menuturkan,

“Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini dan berterima kasih kepada Unisa yang telah menyelenggarakan acara sebesar ini. Ini bukan hanya kemenangan bagi tim kami, tetapi juga kemenangan untuk ide-ide inovatif yang kami usung,” tuturnya.

Keberhasilan Umsida tidak hanya terletak pada prestasi kompetisi, tetapi juga pada keberhasilan mereka berkolaborasi dengan Unisa dalam menggelar seminar nasional ini. Kerjasama lintas universitas ini menjadi contoh nyata betapa pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadirkan wawasan yang lebih luas dan mendalam mengenai e-governance.

Seminar Nasional dan Awarding Ceremony Essay dan Poster Competition 2023 ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan mahasiswa Unisa dan Umsida dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Penyelenggaraan acara ini oleh pihak Unisa menjadi bukti komitmen mereka dalam mengembangkan pemikiran kritis dan inovatif mahasiswa sebagai agen perubahan dalam penerapan e-governance.

Acara ini tidak hanya menginspirasi peserta untuk terus mengasah pengetahuan mereka tentang e-governance, tetapi juga memberikan dorongan bagi perguruan tinggi lainnya untuk terlibat dalam inisiatif serupa. Transformasi digital bukan hanya menjadi isu aktual tetapi juga tantangan yang memerlukan kolaborasi lintas perguruan tinggi untuk mencapai keberhasilan bersama dalam membentuk masa depan pemerintahan yang lebih dinamis dan responsif.

Penulis: Ananda Putri H

Related Posts