Pengen Jadi Analis Kebijakan? Kenali Lebih Dalam Tentang Prodi Administrasi Publik Umsida

Ap.umsida.ac.id – Program Studi Administrasi Publik adalah sebuah prodi yang ada di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Fakultas Bisnis Hukum dan Sosial yang memiliki pendidikan yang adaptif dan proaktif dalam mencetak kader-kader yang siap mengelola sektor publik di era sekarang ini.

Prodi ini sudah menjadi terakreditasi UNGGUL dan berhasil mempertahankan Akreditasi UNGGUL dari LAMSPAK pada Oktober 2025.

Menunjukkan mutu akademik yang tinggi. Berita-berita terbaru mengonfirmasi capaian ini sebagai hasil kerja kolektif, riset dosen, dan inovasi.

Program Studi ini juga memiliki jenjang karier yang bagu dan fleksibel, lulusan dari Prodi AP Umsida memiliki jalur karir yang luas, melampaui posisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tradisional.

Mereka dibekali untuk menjadi administrator publik, birokrat tingkat operasional, analis kebijakan, pengelola kegiatan lapangan (Surveyor), aktivis NGO, peneliti, legislator, HRD (Human Resource Development).

Sumber: Dokumentasi Prodi AP Umsida

AP Umsida dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memahami seluk beluk administrasi pemerintahan, kebijakan publik, serta digital governance yang berbasis nilai-nilai Islam dan Pancasila.

Kurikulum prodi mencerminkan kebutuhan dunia kerja pemerintahan dan sektor publik untuk menghadapi tantangan modern, termasuk kebutuhan administrasi digital dan keterampilan manajemen publik

Prodi AP Umsida juga memiliki kemitraan atau bekerja sama dengan pihak lain seperti kampus dan beberapa desa lainnya.

Dengan adanya kerja sama ini, kami ingin mahasiswa mengalami sendiri bagaimana kebijakan itu dibuat dan diimplementasikan.

Dengan Magang di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) atau Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), misalnya, mereka langsung mengaplikasikan teori smart city atau analisis kebijakan yang telah dipelajari di kelas.

Berikut beberapa yang sudah kerja sama dengan prodi ini yakni, yang pertama ada kampus dari Malaysia Universitas Tunku Abdul Rahman (UTAR), Burapha University (BUU) Thailand, Universitas Muria Kudus, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Islam Malang.

Lalu ada juga dari beberapa desa diantaranya ada Pemerintahan Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Pemerintahan Desa Permisan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Pemerintahan Watesari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Pemerintahan Desa Larangan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Pemerintahan Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Pemerintahan Desa KedungBanteng, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Secara keseluruhan, Prodi ini berkomitmen untuk menjadikan generasi penerus bangsa bisa memberikan pelayanan publik kepada masyarakat di negara Indonesia ini.

Dengan berkarakter, namun tetap mengakar kuat pada kebutuhan dan etika lokal.

Prodi Administrasi Publik umsida dikenal memiliki mahasiswa yang aktif dan berprestasi.

Contohnya, beberapa mahasiswa telah berhasil menyelesaikan kuliah lebih cepat dari waktu normal dengan prestasi akademik unggul, sekaligus menjadi lulusan terbaik di fakultas.

Prestasi semacam ini menunjukkan kualitas proses pembelajaran yang mampu memfasilitasi talenta mahasiswa secara optimal.

Baca juga: Rony Darminto: Dari Himpunan ke BEM, Menyatukan Aspirasi Mahasiswa FBHIS

Kurikulum dan filosofi pengajaran di Prodi AP Umsida dibangun di atas tiga pilar utama yang menjadi pembeda dan relevan dengan konteks Indonesia kontemporer:

Sumber: Dokumentasi Prodi AP Umsida
  1. Digital Govermence dan Smart City

Sidoarjo, sebagai kawasan penyangga metropolitan Surabaya, menjadi laboratorium ideal bagi Prodi AP.

Fokus utama diletakkan pada pemahaman dan penguasaan pemerintahan digital (e-Government) dan konsep Kota Cerdas (Smart City).

Mahasiswa tidak hanya belajar teorinya, tetapi terlibat aktif dalam menganalisis implementasi teknologi dalam layanan publik, mulai dari perizinan daring hingga sistem pengaduan masyarakat berbasis aplikasi.

Ini adalah langkah krusial untuk menghasilkan birokrat yang melek teknologi dan mampu mengoptimalkan sumber daya publik melalui inovasi digital.

  1. Analisis Kebijakan dan Otonomi Daerah

Berbeda dengan studi administrasi yang bersifat sentralistik, Prodi AP Umsida sangat menekankan pada isu-isu otonomi dan desentralisasi fiskal.

Mahasiswa dilatih untuk menjadi Analis Kebijakan Publik yang mampu merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kebijakan di tingkat lokal.

Penggunaan metode kuantitatif dan kualitatif dalam mata kuliah seperti Policy Analysis dan Perencanaan Pembangunan Daerah memastikan lulusan mampu memberikan rekomendasi berbasis bukti (evidence-based policy making) yang konkret dan aplikatif, menjawab persoalan kemiskinan, infrastruktur, atau lingkungan di daerah.

  1. Etika, Akuntabilitas, dan Manajemen Pelayanan Publik

Sebagai institusi di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah, integritas dan etika publik menjadi fondasi karakter.

Prodi AP Umsida membentuk lulusan yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan transparansi.

Penekanan kuat diberikan pada Manajemen Pelayanan Publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat (citizen satisfaction).

Mereka diajari bagaimana mengelola sumber daya manusia, keuangan, dan fasilitas publik secara efektif dan efisien, sambil tetap memegang teguh nilai-nilai moral dan anti-korupsi.

Prodi AP Umsida memastikan kurikulumnya selalu progresif melalui integrasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa didorong untuk mengambil pengalaman di luar kampus melalui:

  • Magang: Bekerja langsung di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), atau kantor Pemerintahan Desa/Kecamatan.
  • Proyek Independen: Terlibat dalam penelitian atau proyek konsultasi kebijakan dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau think-tank lokal.
  • Pertukaran Pelajar: Memperluas wawasan melalui pembelajaran di universitas lain, baik di dalam maupun luar negeri.

Kemitraan dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lembaga legislatif, dan organisasi sektor ketiga menjadi jaminan bahwa apa yang dipelajari di kelas relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan tantangan sosial nyata.

Prodi AP Umsida dirancang untuk menjawab tantangan birokrasi modern yang menuntut transparansi, akuntabilitas, serta inovasi pelayanan publik.

Lihat juga: Pemimpin Perempuan Berdaya: Dekan FBHIS Umsida Sabet Outstanding GAD Partners Award

Melalui kurikulum yang terintegrasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja, mahasiswa dibekali pemahaman teoritis sekaligus keterampilan praktis dalam bidang administrasi pemerintahan, manajemen sektor publik, kebijakan publik, dan tata kelola organisasi publik.

Selain itu, Prodi AP Umsida juga aktif mendorong mahasiswa untuk berprestasi melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik, seperti seminar, pelatihan, diskusi ilmiah, serta keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan.

Kerja sama dengan instansi pemerintah, lembaga swasta, dan organisasi masyarakat turut menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi lulusan.

Melalui visi menjadi program studi yang unggul dalam pengembangan administrasi publik berbasis nilai-nilai Islam dan kemajuan ilmu pengetahuan, Prodi terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ke depan, prodi ini diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.

Berikut visi keilmuan Prodi AP Umsida, menghasilkan lulusan yang profesional, unggul, dan inovatif.

Dalam digital Governance pada kebijakan dan tata kelola kelembagaan public yang adaptif terhadap perkembangan IPTEKS berdasarkan  nilai-nilai Islam untuk kesejahteraan masyarakat pada tahun 2038.

Sebagai bagian dari visi Umsida dalam mengembangkan sumber daya manusia profesional berlandaskan iman, ilmu, dan amal, Prodi AP terus berupaya menjadi program studi unggulan yang mendukung pembangunan nasional melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah, Prodi Administrasi Publik menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pijakan utama dalam proses pembelajaran.

Nilai integritas, amanah, mandiri, dan sinergi menjadi bagian dari kompetensi lulusan agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kuat secara etika dan moral.

Meski telah mencatat banyak pencapaian, Prodi AP tetap melihat adanya kebutuhan untuk terus berinovasi.

Strategi ke depan mencakup pengembangan kolaborasi dengan instansi pemerintahan dan mitra strategis, peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta perluasan pengalaman praktis mahasiswa melalui unit MBKM dan magang profesional.

Dukungan penuh dari civitas akademika diharapkan terus mendorong prodi menuju standar pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Tujuan akhir dari Prodi AP Umsida adalah mencetak pemimpin publik masa depan yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu memberikan solusi nyata atas kompleksitas persoalan publik.

Dengan kombinasi kuat antara teori administrasi klasik, penguasaan teknologi digital, dan penanaman etika Islami yang kuat, Prodi AP Umsida siap menjadi kontributor utama dalam perbaikan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Prodi ini mengajak calon mahasiswa yang memiliki minat pada tata kelola, kebijakan, dan keinginan untuk memberikan dampak positif pada masyarakat untuk bergabung dan menjadi bagian dari solusi.

Prodi AP Umsida merupakan salah satu prodi unggulan yang tidak hanya menitikberatkan pada kompetensi akademik mahasiswa tetapi juga memajukan peran pendidikan dalam konteks pelayanan publik dan pembangunan bangsa.

Dengan status akreditasi Unggul, pelatihan kebijakan, kegiatan pengabdian masyarakat, magang berbasis kemanusiaan, serta prestasi mahasiswa yang membanggakan, prodi ini menjadi pilihan strategis bagi calon pemimpin administrasi publik masa depan.

Berlandaskan nilai Islam dan inovasi akademik, Prodi AP Umsida terus membangun kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintahan modern.

Penulis: Adinda Bella

Penyunting: Indah Nurul Ainiyah

Bertita Terkini

Rony Darminto: Dari Himpunan ke BEM, Menyatukan Aspirasi Mahasiswa FBHIS
January 8, 2026By
E-Procurement: Solusi Efisiensi dan Transparansi dalam Pengadaan Barang dan Jasa
December 9, 2025By
Birokrasi Digital dan Transformasi Baru Pelayanan Publik
December 5, 2025By
AP Umsida Pertahankan Akreditasi Unggul: Kerja Kolektif, Riset Dosen, dan Inovasi Desa Jadi Kunci
December 1, 2025By
HIMMAPIK Umsida Gelar LKMM-TD sebagai Wadah Pembentukan Karakter Pemimpin
November 27, 2025By
Ketika Layanan Digital Kehilangan Arah: “SOP Hilang, Kepastian Pun Menghilang”
November 15, 2025By
Saat Digitalisasi Tersendat: Membaca Tantangan SIPRAJA dalam Layanan SKDU di Sidoarjo
November 11, 2025By
Penguatan Kelembagaan Pemerintah Daerah: Kunci Pembangunan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
November 7, 2025By

Prestasi

Vivi Nabila Persembahkan Perunggu UPSCC III 2025 dan Tantang Diri Bangkit Lagi
January 3, 2026By
Karate Challenge: Mahasiswa Administrasi Publik Umsida Tembus Prestasi Ganda
December 31, 2025By
Konsistensi Latihan Bawa Ahmad Dhani Fauzi Raih Perak Taekwondo
December 28, 2025By
Elok, Mahasiswa AP Umsida Raih Perak di Kejuaraan Nasional Taekwondo
December 27, 2025By
Mahasiswa Umsida Sabet Emas Perdana di Kejuaraan Taekwondo KBPP Polri Jatim Cup 3
December 25, 2025By
Pingki Bawa Inovasi P2MW BowBaci hingga Raih Predikat Wisudawan Berprestasi Umsida 46
November 23, 2025By
Fina Raih Wisudawan Berprestasi Umsida 46 Berkat P2MW Inovasi BowBaci Rainbow
November 19, 2025By
Vivi Nabila Sabet Kejuaraan Tapak Suci Airlangga Championship
September 20, 2025By