Ap.umsida.ac.id – Momen Wisuda ke-47 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jumat (27/6/2026), tidak hanya menjadi ruang kebahagiaan bagi wisudawan dan keluarga.
Di tengah ramainya suasana kampus, Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Umsida, Empocare, turut hadir memperkenalkan produk jamu modern berbasis empon-empon dan ekstrak daun beluntas.
Kehadiran Empocare menjadi warna berbeda dalam gelaran wisuda.
Tim mahasiswa ini memanfaatkan keramaian wisuda sebagai ruang uji coba pasar sekaligus penjualan perdana produk.
Dengan konsep bar minuman sehat, Empocare menawarkan racikan herbal yang dikemas lebih modern agar dekat dengan selera masyarakat masa kini.
Produk Empocare saat ini masih berada dalam tahap pengembangan, terutama pada penyempurnaan kemasan reusable berbahan botol kaca serta penyesuaian rasa agar dapat diterima lebih luas.
Namun, tim memilih untuk tidak menunggu produk benar-benar sempurna sebelum bertemu langsung dengan calon konsumen.
Baca juga: Kolaborasi Dinas Koperasi dan Prodi AP Umsida Siapkan UMKM agar Usaha Lebih Berdaya Saing
Momentum Wisuda Jadi Pasar
Ketua Tim Empocare, Annisa Dwi Putri, menjelaskan bahwa wisuda menjadi momentum strategis karena menghadirkan banyak pengunjung dari berbagai daerah.
Menurutnya, situasi tersebut menjadi peluang penting untuk mengenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.
“Wisuda itu ajang bertemunya ribuan orang dari berbagai kalangan. Kami melihat ini sebagai momentum pemasaran yang tidak bisa dilewatkan,” ungkapnya.
“Kami sengaja menggelar soft launching dan penjualan perdana di sini untuk mengukur langsung respons konsumen terhadap rasa dan tampilan produk kami,” ujar Annisa.
Ia menambahkan, keberanian tampil di ruang publik merupakan bagian dari proses pembelajaran kewirausahaan.
Bagi Empocare, pasar bukan hanya tempat menjual produk, tetapi juga ruang untuk mendengar kebutuhan dan masukan konsumen.
“Kami tidak ingin menunggu sampai sempurna untuk tampil. Justru dengan hadir di tengah keramaian wisuda ini, kami bisa mendapatkan masukan langsung terkait rasa, kemasan, hingga strategi harga,” tambahnya.
Lihat juga: HIMAAPIK Umsida Wadahi Bakat Futsal Pelajar Lewat AP CUP 2026
Uji Respons Konsumen Langsung
Selama kegiatan berlangsung, Tim Empocare tidak hanya melakukan transaksi penjualan.

Mereka juga aktif melakukan sosialisasi, branding, dan promosi interaktif kepada pengunjung.
Para tamu wisuda diajak mencicipi sampel, mengenal manfaat bahan herbal yang digunakan, serta memberikan penilaian melalui formulir kepuasan konsumen.
Anggota marketing Empocare, Putri Ayu Wandirah, menyampaikan bahwa dukungan kampus memberikan ruang besar bagi tim untuk berkembang.
Ia mengaku bersyukur karena Empocare dapat tampil langsung di acara besar kampus.
“Kami sangat bersyukur bisa lolos pendanaan dan akhirnya dapat membuka stan Empocare di acara Wisuda Umsida. Alhamdulillah, sejak pagi produk kami mendapat respons baik dari dosen, keluarga wisudawan, hingga para wisudawan,” ujarnya.
Menurut Putri, momen wisuda juga membantu tim memperluas pengenalan produk.
Ia berharap Empocare dapat menghadirkan minuman herbal yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memberi pengalaman hangat bagi konsumen.
Langkah Awal Penguatan Brand
Antusiasme pengunjung menjadi energi positif bagi Tim Empocare.

Meski masih terdapat beberapa catatan evaluasi, terutama pada kemasan dan penyesuaian rasa, penjualan perdana ini menjadi langkah awal yang penting.
Kehadiran Empocare dalam Wisuda ke-47 Umsida menunjukkan bahwa program P2MW tidak hanya berhenti pada pendanaan.
Lebih dari itu, program ini mendorong mahasiswa berani menguji ide, membaca pasar, dan membangun usaha secara nyata.
Ke depan, Empocare berharap dapat terus mengembangkan produk jamu modern yang sehat, praktis, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat.
Dengan memadukan empon-empon dan daun beluntas, Empocare ingin menghadirkan minuman herbal yang bernilai, mudah diterima, dan memiliki daya saing.
Penulis: Annisa Dwi Putri
Penyunting: Indah Nurul Ainiyah


















