• Alumni Sukses
  • Alumni Sukses

Lab Governance Umsida Jadi Tuan Rumah Diskusi Mendalam: Dinamika Implementasi PTSL Sidoarjo Terungkap dalam FGD

ap.umsida.ac.id – Laboratorium Governance dan Manajemen Pelayanan Publik Program Studi (Prodi) Administrasi Publik (AP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD). Jum’at (29/12/2023), di Laboratorium Governance dan Manajemen Pelayanan Publik Lantai 3, Gedung Kuliah Bersama 3 (GKB 3), Umsida. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai dinamika implementasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Sidoarjo.

Acara yang diikuti oleh para Asisten Laboratorium (Aslab) Prodi AP ini menampilkan satu narasumber utama, Mochamad Shofi, yang merupakan Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo dan Sekretaris Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sidoarjo. Dalam presentasinya, Shofi memaparkan secara rinci mengenai esensi dan pelaksanaan Program PTSL di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Shofi, PTSL adalah langkah pertama dalam proses pendaftaran tanah secara serentak, yang mencakup seluruh objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar di suatu wilayah desa atau kelurahan. Tujuan utama dari program ini adalah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat.

Dalam FGD yang berlangsung penuh antusiasme, Shofi menyampaikan, “Program PTSL ini merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan kejelasan hukum kepada masyarakat terkait kepemilikan tanah mereka. Banyak tanah yang belum terdaftar, dan inilah kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang mereka miliki,” ujar Shofi.

Shofi juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Program PTSL ini khususnya di Kabupaten Sidoarjo menjadi langkah strategis dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik. “Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pendaftaran tanah, pemerintah berupaya menciptakan tata kelola tanah yang lebih terstruktur dan transparan,” tambahnya.

Dalam konteks Kabupaten Sidoarjo, Shofi menggarisbawahi bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat kepastian hukum, tetapi juga berdampak positif pada pengembangan ekonomi dan investasi di daerah tersebut.

Sementara itu, Monicha Puspitasari M KP Dosen Prodi AP selaku moderator pada FGD kali ini, yang turut hadir sebagai pengamat dalam FGD, memberikan tanggapan terkait urgensi Program PTSL. Monicha menjelaskan

 “Partisipasi aktif masyarakat dalam Program PTSL ini juga menciptakan kesadaran akan pentingnya administrasi tanah. Masyarakat menjadi lebih sadar akan hak dan kewajiban mereka sebagai pemilik tanah, sehingga tercipta tata kelola tanah yang lebih baik,” ujar Monicha.

Dalam sesi tanya jawab, peserta FGD dari kalangan Asisten Laboratorium (Aslab) Prodi AP mengajukan berbagai pertanyaan terkait kendala dan potensi pengembangan Program PTSL di Kabupaten Sidoarjo. Mochamad Shofi dengan lugas menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika pelaksanaan program tersebut.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan para peserta dapat memahami lebih dalam mengenai Program PTSL dan berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas implementasinya di Kabupaten Sidoarjo. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Prodi Administrasi Publik Umsida terus berkomitmen untuk mengadakan kegiatan-kegiatan serupa guna memperkaya pengetahuan mahasiswa dan menghubungkan mereka dengan praktisi di lapangan.

Penulis: Ananda Putri H

Related Posts